FILM: MENANTI HARRY POTTER DAN PANGERAN BERDARAH-CAMPURAN

on Jumat, 24 April 2009


Hai para Potter Mania!!!!


Ga terasa tinggal sekitar 3 bulan lagi film yang kita nanti-nanti akan diputar… Udah tak sabar rasanya liat petualangan baru Harry dan kawan-kawannya (Ron dan Hermione) di layar lebar.Di film itu nanti,kita juga akan ngeliat rintangan yang sangat sulit yang harus Dumbledore dan Harry hadapi untuk mengambil Horcrux…


Dan adegan saat pelahap maut datang diselundupkan Malfoy kedalam Hogwarts lewat Lemari Pelenyap di Kamar Kebutuhan, kita akan melihat petualangan yang sangat. WOW!!!


Ada lagi kehebatan buku sang pangeran berdarah campuran, juga keberuntungan Harry yang bisa mendapatkan Ramuan Felix Felicis.


Juga aksi Snape yang tak terduga di akhir cerita…


Semoga, semua hal seru di buku ke-6 juga bisa ditampilkan di layar lebar. Nah buat Potter Mania, aku yakin semua sudah liat trailernya bukan??? Atau mungkin liat gambar-gambarnya…


Buat yang belum liat… Di blog ini aku tampilin gambar-gambar dan Trailer Harry Potter 6: Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran or Harry Potter and the Half-Blood Prince buat kalian Potter mania yang belom liat….
Ok….
Selamat menanti, petualangan baru: HARRY POTTER AND THE HALF-BLOOD PRINCE!!!!!













Wiliam: Saya Yakin Adik Saya Dianiaya

on Senin, 06 April 2009

KELUARGA David Hartanto Widjaja (21) yakin mahasiswa Nanyang Technology University (NTU) Singapura itu tidak menyerang dosennya kemudian bunuh diri. Mereka mencurigai dia telah dibunuh karena adanya sejumlah kejanggalan. Sayang, jenazah David sudah diperabukan.....Sejak awal sudah ada kejanggalan. Ketika tiba di Singapura, mereka merasa diputar-putar oleh pihak universitas. Keluarga tidak diperbolehkan melihat jenazah David secara keseluruhan dengan alasan melanggar aturan di negara itu. Jenazahnya pun sudah dibungkus menggunakan plester.

“Bilangnya jenazah tak boleh dilihat. Tempat kejadian perkara sudah bersih,” kata Wiliam Widjaja (23), kakak kandung David, di rumahnya, Perumahan Permata Indah I No 15, Penjaringan, Jakarta Timur, Kamis ( 5/3/2009 ).

Tak ada yang tahu apa yang menyebabkan David terjatuh dari loteng fakultas. Tidak ada pula yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi di ruang sang profesor ketika insiden penusukan terjadi.

Namun Wiliam yang berangkat ke Singapura bersama ayah dan ibunya, Hartanto Widjaja dan Chai Li Kim, sempat melihat tidak ada luka sayatan di pergelangan, justru ada luka gores pisau di leher David. “Seperti disayat-sayat pisau,” kata Wiliam. “Ada bukti yang membuat kami yakin adik saya dianiaya,” imbuh Wiliam.

Dia membantah keras David telah menusuk dosen pembimbingnya, Profesor Chan Kap Luk (45) dengan pisau dapur sepanjang 10 cm, sebagaimana pemberitaan media massa di Singapura. Apalagi informasi yang diperoleh keluarga dari pihak universitas hanya hasil wawancara presiden kampus dengan profesor Chan Kap Luk, itupun di ruangan tertutup.

Wiliam meragukan informasi yang mengatakan pisau itu dibawa David. “Saya dengar dari mahasiswa dan teman-teman David, seringkali profesor itu (Chan Kap Luk) menyimpan pisau di lemari untuk memotong buah-buahan,” lanjut Wiliam.

Dia menyesalkan pemberitaan media Singapura yang selalu memojokkan David sebagai pelaku kriminal. “Saya sebagai kakaknya, David seumur hidupnya nggak pernah ngomong kasar ke saya, nggak pernah. Makanya dari awalpun saya tahu, berita tentang David tidak benar. Justru adik saya yang jadi korban, tapi nama adik saya yang rusak,”ujarnya.

Media Singapura juga menggambarkan bahwa David emosi dan stres karena beasiswanya diputus sehingga menyerang sang profesor. Padahal, ketika beasiswa diputus, kata Wiliam, David sudah memberitahukan pada keluarga. “Kami bilang tidak apa-apa karena David semester akhir,” ujar Wiliam.

Keluarga menduga David adalah korban kekerasan seksual. “Saya yakin David dianiaya. Kita akan cari bukti kalau David mengalami kekerasan seksual,”katanya. Sehingga mereka akan terus mencari tahu soal kehidupan seksual profesor Chan. “Jika kami menemukan bukti, akan kami jabarkan,” kata Wiliam.

Kejanggalan lainnya, menurut Jimmy, tetangga kamar David di lantai 1 asrama Hall of Residence 4, NTU, korban terlihat biasa-biasa saja sebelum kematiannya, Senin (2/3) pagi. Jimmy sempat bertemu David Senin dinihari. “Kami saling mengucapkan salam. Dia tampak normal, tak ada yang aneh,” imbuh ujar Jimmy dilansir The Electric Newpaper.

Investigasi KBRI

Hartanto Widjaja, ayah David, telah meminta agar kasus ini diselidiki lebih lanjut. “Kami minta pada konsulat jenderal RI


Ruangan Profesor Chan, yang menurut media massa Singapura, merupakan tempat David menyerang sang profesor.

(KBRI) untuk melakukan investigasi. Saya minta agar investigasi dilakukan untuk mengklarifikasi jalannya peristiwa,” ujar Widjaja.

Dia juga tidak percaya anaknya melakukan penusukan lalu bunuh diri. “Apakah benar dosen itu ditusuk? Apakah benar skenarionya hanya ada Prof Chan sama anak saya? Sebab kejadiannya jam 10 pagi, bukannya ramai pada saat itu?” ujar Widjaja yang baru kembali ke Indonesia Kamis malam. Widjaja masih menganggap kasus ini penuh dengan kejanggalan. Bahkan teman-teman kuliah David pun tidak menyangka tuduhan polisi terhadap David. “Saya tidak mengatakan ini sudah selesai. Saya masih penasaran menunggu berita sebenarnya,” ujarnya.

Widjaja mengakui telah menerima surat peringatan dari Universitas Nanyang perihal menurunnya prestasi David beberapa waktu belakangan. Namun dia menilai, isu pencabutan beasiswa sengaja dimunculkan pihak universitas agar seolah-olah anaknya bersalah. Dia menyatakan sanggup membayar sendiri biaya kuliah David. “Tinggal satu semester, paling berapa sih?” ujarnya.

Mengenai permintaan investigasi kepada KBRI, menurut Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Teuku Faizasyah, itu bukanlah kewenangan lembaga perwakilan seperti KBRI. “Kantor perwakilan tidak melakukan investigasi. KBRI hanya memantau perkembangan proses investigasi pihak kepolisian Singapura,” kata Faizasyah.

Menurutnya, kerjasama investigasi antarkepolisian tidak bisa dilakukan begitu saja. Ada hukum antarnegara yang membatasi hal tersebut. Mabes Polri yang membawahi institusi itu belum mau berkomentar soal desakan investigasi tersebut. “Nanti saya cek dulu. Saya belum bisa berkomentar,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira.

Sebelumnya, anggota komisi I DPR Yuddy Chrisnandi berharap pihak Interpol Indonesia bersama Kepolisian Singapura mengadakan investigasi bersama menyusul ditemukannya beberapa kejanggalan dalam kematian David.

Sulit diungkap
Sayangnya jenazah David sudah dikremasi pada Selasa sore di Singapura dan abunya dilarung ke Laut Singapura. Inilah yang bakal menyulitkan pengungkapan kasus tersebut. “Kalau merasa ada yang janggal, sebenarnya bisa mengajukan keberatan. Tapi kalau pun mekanisme itu ada, keluarga harus bisa menerima kalau ternyata tidak bisa dilanjutkan karena jasadnya sudah tidak ada lagi,” kata kriminolog UI Adrianus Meliala.

Dia menyayangkan keputusan keluarga mengkremasi jasad David. “Semuanya akan lebih mudah kalau jasadnya itu ada. Jasad itu sampai dua bulan masih bisa diketahui penyebab kematiannya,”katanya.

Meski jasad David telah diautopsi sebelum dikremasi, namun kata Adrianus, jika nanti hasilnya keluar dan David dinyatakan bunuh diri, keluarga akan sulit keberatan. “Bagaimana pun mengkremasi David langkah yang salah,” lanjutnya.

Dia mengimbau agar keluarga David sabar menunggu hasil autopsi Singapura yang makan waktu hingga sebulan. “Jangan asal nuduh NTU, mesti hati-hati. Mungkin ada baiknya keluarga berhubungan dengan LSM setempat yang mengadakan advokasi untuk kasus-kasus serupa,” ujar Adrianus.(berbagai sumber)

Kebenaran yang Tidak Diungkap di Media dalam Kasus David Hartanto

Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya -walaupun terus ditutupi dan dihalangi oleh pihak NTU-

Kejanggalan-kejanggalan yang ada:
1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.

Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar David semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

7. Saat keluarga ingin bertemu dengan “saksi mata” yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

Tambahan:
Kalo sampai pisau patah saat menusuk, berarti dapat diasumsikan kalau tusukan itu kuat dan dalam, jika itu menusuk si Prof, dia bisa keluar dalam 2 hari? Jika yang ditusuk adalah David, bagian mana? Kemungkinan itu adalah bagian bokong yang berdarah parah dalam foto. Dapat dipastikan itu bukan darah karena terjatuh, karena jika terjatuh dia hanya akan mengalami luka memar, tidak akan sampai berdarah parah, apalagi ini adalah bagian bokong belakang, sedangkan David jatuh tertelungkup.

Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.

Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:

Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.

Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?
Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?

Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?
Kita tidak juga tahu.

Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.

RIP, ming.

Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friend
ster anda.

Salam.
Klemens A.

http://manusialempung.blogspot.com/

Ilmu Hitam Dalam Harry Potter

on Selasa, 24 Maret 2009

Dalam cerita fiksi Harry Potter, Ilmu Hitam terdiri dari mantra-mantra dan barang-barang yang sering digunakan untuk kejahatan. Penggunanya disebut dan tergolong kepada Penyihir Hitam, yang paling menonjol di antara para penyihir hitam di serial Harry Potter adalah Lord Voldemort. Pengikutnya, yang disebut sebagai Pelahap Maut, juga menggunakan sihir hitam.A. Penjelasan

Menurut Severus Snape, Ilmu Hitam "banyak jenisnya, bervariasi, selalu berubah-rubah, abadi…..tak dapat dikontrol, berpindah-pindah, dan tidak dapat dimusnahkan".
Ilmu Hitam selalu muncul sebagai sihir yang digunakan untuk tujuan kriminal dan banyak mantra sihir hitam yang digunakan dan dipelajari oleh orang-orang, dari buku yang berlabel Ilmu Hitam. Dalam duel sihir, banyak sekali mantra-mantra yang digunakan untuk menyerang, melucuti senjata dan sebagainya tanpa menimbulkan luka yang serius. Namun, para penyihir hitam melakukan eksperimen untuk menemukan sihir hitam tersebut. Sebagai contoh, ada beberapa mantra Ilmu Hitam yang digunakan dalam duel seperti Kutukan Cruciatus dan Sectumsempra. Mantra tadi tergolong kepada Ilmu Hitam karena menimbulkan luka yang sangat serius kepada korbannya.
Di sisi lain, banyak penyihir selain penyihir hitam yang menggunakan sihir hitam. Karena mereka termotivasi akan dendam. Seperti halnya Harry, dia tidak enggan menggunakan kutukan Cruciatus kepada Bellatrix, ketika Sirius sudah tewas olehnya. Begitu juga Voldemort, dia menggunakan sihir hitam karena dendam kepada ayah-mugglenya karena dia telah meninggalkan ibunya sejak lahir. Dan Voldemort pun bertujuan untuk memusnahkan Muggle dari dunia ini.
Selain itu, menggunakan sihir hitam dapat merusak jiwa dan raga seorang penyihir. Tujuan Voldemort adalah memperpanjang hidupnya sampai dia banyak dan terus melakukan percobaan dengan ilmu hitam dengan resiko yang sangat tinggi. Efek positifnya, Voldemort mendapat kekuatan besar sehingga ia dapat membagi jiwanya, berpenampilan dengan wujud bukan manusia. Sampai akhirnya, wajahnya pun tidak setampan dulu.
Menggunakan Sihir Hitam adalah illegal. Oleh karena itu, para penyihir pun anti kepada sihir hitam. Maka, banyak sekolah sihir seperti Hogwarts yang menyediakan mata pelajaran Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam sebagai subjek utama. Dalam mata pelajaran ini dipraktikan bagaimana menggunakan mantra yang dapat melucuti senjata, mantra pelindung dsb. Juga mempelajari bagaimana mengatasi Makhluk sihir hitam yang berbahaya. Di sisi lain, ada juga sekolah yang mempelajari Ilmu Hitam seperti Durmstrang.

B. Penyihir Hitam

Berikut ini adalah orang-orang yang diketahui sebagai penyihir hitam

1. Lord Voldemort (Pemimpin Pelahap Maut)
2. Borgin (Pemilik Borgin & Burkes)
3. Caractacus Burke (Pemilik Borgin & Burkes)
4. Hepzibah Smith (diketahui telah membeli dan kolektor barang-barang Ilmu Hitam di Knockturn Alley)
5. Morfin Gaunt (menyerang muggle dengan sihir hitam yang dapat menimbulkan penyakit kulit)
6. Gellert Grindelwald
7. Morgan Le Fay (musuh Merlin di zaman Raja Arthur)
8. Herpo si Pelanggar (penemu Basilisk)
9. Salazar Slytherin (membuat kamar rahasia, dan menempatkan Basilisk di Kamar Rahasia, kamar itu akan dibuka sampai pewaris sejatinya tinggal di Hogwarts untuk menyerang kelahiran Muggle)

C. Sihir Hitam

Kutukan sihir hitam merupakan bentuk penyerangan yang dapat merusak psikis dan fisik target. Oleh karena itu, Kementrian Sihir melarang semua orang dalam komunitas penyihir menggunakan kutukan sihir hitam. Namun kutukan sihir hitam boleh digunakan oleh para Auror dalam melaksanakan tugasnya.

Di bawah ini merupakan beberapa mantra dan kutukan yang dikenali sebagai sihir hitam

1. Avada Kedavra (Kutukan Pembunuh): Membunuh target dengan tidak meninggalkan jejak. Termasuk satu dari tiga Kutukan Tak Termaafkan
2. Crucio (Kutukan Cruciatus): Memberikan rasa sakit yang luar biasa kepada targetnya. Termasuk satu dari tiga Kutukan Tak Termaafkan
3. Imperio (Kutukan Imperius): Kontrol Penuh terhadap suatu objek. Termasuk satu dari Kutukan Tak Termaafkan
4. Fiendfyre: Kutukan yang berbentuk api yang besar dan biasanya api tersebut membentuk menyerupai makhluk-makhluk gaib seperti Chimaera dan Naga. Fiendfyre tidak dapat dimusnahkan oleh Aguamenti. Api ini dapat membinasakan Horcrux
5. Terbang (Flight): memang sihir ini bila tidak dipahami secara teliti ini bukan sihir hitam. Namun orang biasa walaupun penyihir normal sekalipun, tidak dapat terbang di langit bebas tanpa sapu terbang atau alat transportasi lainnya. Biar bagaimanapun Voldemort dapat terbang dengan kemampuan dirinya sendiri, bahkan yang pertama. Dan dia mengajarkan itu kepada Severus Snape dan Quirinus Quirell.
6. Mantra Horcrux: kutukan sihir hitam yang pengucapannya dan caranya tidak diketahui. Dan ini berfungsi untuk membelah jiwa seorang penyihir ke benda yang akan dijadikan Horcrux. Dan untuk membuat satu Horcrux, penyihir harus membunuh satu orang terlebih dahulu.
7. Inferius: mantra yang tak diketahui caranya. Dan ini digunakan oleh penyihir hitam seperti Voldemort untuk membangkitkan mayat yang telah mati, dan mayat hidup tersebut berada di bawah kontrolnya.
8. Morsmordre: Memunculkan Tanda Kegelapan di udara. Kemungkinan sihir ini dibuat oleh Voldemort sendiri.
9. Petrification: Sihir yang berfungsi untuk membuat seseorang menjadi membatu untuk selamanya. Dan sihir itu akan hilang bila objek itu terbunuh. Dan sihir ini tidak sama dengan Petrificus Totalus, yang merupakan mantra bius yang bisa ditahan oleh mantra pelindung. Sihir hitam ini dapat diobati dengan akar Mandrake.
10. Sectumsempra: menyayat musuh sesuai dengan pergerakan tongkat sihir mereka dan menimbulkan luka yang sangat serius. Mantra ini dibuat oleh Severus Snape, dan dia sendiri mengatakan bahwa ini adalah sihir hitam.
11. Kutukan Antonin Dolohov: Kutukan ini menimbulkan luka yang sangat serius dan menimbulkan kerusakan pada organ-organ tubuh apabila korbannya berteriak keras. Hermione Granger diketahui sebagai korban kutukan ini dalam Non-Verbal mode. Namun meskipun non-Verbal kutukan ini tetap akan menimbulkan luka yang parah, menurut Penyembuh Hogwarts, Poppy Pomfrey

D. Ramuan berlabel Ilmu Hitam

Berikut ini merupakan ramuan-ramuan yang tergolong sihir hitam:

1. Ramuan Kebangkitan Voldemort: Voldemort menyebutnya potongan tua Ilmu Hitam. Bahan-bahannya yaitu, tulang belulang ayahnya, daging dari pelayannya, dan darah dari musuh utamanya. Dan itu akan menghasilkan tubuh baru manusia untuk penyihir hitam yang telah mempunyai Horcrux dan telah hilang tubuh aslinya sebagai Voldemort. Dan itu rupanya membutuhkan tubuh penyihir hitam yang keadaan tubuhnya tidak sempurna dan bisa ditempatkan di dalam kuali setelah bahan-bahan telah siap.
2. Ramuan Cinta: Ramuan Cinta (Amortentia) tidak tergolong Hitam bila digunakan bagi Suami-Istri yang sudah berkelurga. Tapi bila digunakan untuk memikat wanita/pria yang lain dan mengontrolnya dapat dikatakan sebagai Ilmu Hitam.
3. Ramuan Polijus: Mengubah diri menjadi orang lain. Berikut adalah bahan-bahannya. Bahan-bahannya:
a. 12 serangga sayap renda yang telah direbus selama 21 hari
b. 1 ons mentah mostar
c. 4 Lintah
d. 16 helai Fluxweed
e. 3/8 ons Sal Ammoniac (mengkristalisasi ammoniac, menghasilkan cairan)
f. Knotgrass
g. Bubuk tanduk Bicorn
h. Selongsong kulit ular pohon yang sedang ganti kulit
i. Filings and rasplings dari Salpeter, Planet Merkuri and Mars
j. DNA orang yang akan menjadi target (Harry menggunakan sehelai rambut)
Ramuan ini memiliki fungsi yang bagus. Akan tetapi ramuan ini tergolong Ilmu Hitam dan Ilegal

E. Benda Ilmu Hitam yang lain

Berikut ini adalah benda-benda yang tergolong Ilmu Hitam

1. Buku Harian Tom Riddle (Horcrux)
2. Horcrux: Diketahui sebagai barang paling hitam diantara semua benda ilmu hitam.Horcrux adalah sebuah objek yang hidup dan berisi belahan jiwa penyihir hitam. Horcrux berfungsi untuk melindungi dari kematian
3. Tangan Kemuliaan (bila diatas tangan tersebut ditaruh lilin maka tangan tersebut akan memberikan cahaya kepada si pemegangnya)
4. Buku-buku terlarang seperti,
a. Soneta Penyihir
b. Sebuah buku yang dapat membakar mata pembacanya
c. Sebuah buku yang tidak akan bisa berhenti dibaca
d. Buku-buku yang berada di seksi terlarang Perpustakaan Hogwarts
5. Barang-barang yang dapat kita temukan di Borgin & Burkes:
a. Satu pak kartu bernoda darah
b. Sebuah mata kaca mendelik
c. Topeng-topeng menyeramkan
d. Tulang-tulang manusia dalam berbagai bentuk dan ukuran
e. Peralatan berpaku tajam berkarat
f. Gulungan panjang dari tali algojo
6. Kalung Opal: Item ini telah dibeli oleh Draco Malfoy di Borgin & Burkes di tahun 1996 dan kalung ini hampir membunuh Katie Bell. Kalung ini menyebabkan kutukan yang sangat dahsyat, dan dapat hampir bahkan membunuh seseorang yang memakainya. Kalung itu telah meminta korban 19 Muggle pemiliknya.
7. Barang-barang yang dapat kita temukan di Knockturn Alley:
a. Lilin Beracun
b. Kepala-kepala yang sudah mengkerut
c. Kandang yang berisi laba-laba raksasa (hidup)
d. Kuku-kuku manusia
8. Barang-barang yang dapat kita temukan di Grimmauld Place nomor 12:
a. Potongan kotak tembakau perak yang berisi bubuk topi kutil
b. Peralatan laba-laba dengan banyak kaki penyapit yang berlari-lari yang mencoba untuk menusuk kulit Harry
c. Kotak musik yang memainkan ancaman menakutkan dengan nada paksaan dan akan merayu pendengar untuk tidur terpesona terus menerus.
d. Jam kakek yang menembakkan gulungan kayu yang berat kepada yang melewatnya
e. Kumpulan jubah ungu kuno yang mencoba untuk mencekik Ron
f. Sebuah botol dari kristal dengan opal besar dan terpasang di sumbat, full berisi seperti darah
g. Cakar-cakar
h. Belati berkarat
i. Gulungan kulit ular
9. Pena pengoyak kulit milik Dolores Umbridge


F. Satwa Gaib kegelapan

Penjelasan tentang makhluk gaib hitam banyak dijelaskan di kelas Remus Lupin di buku ke-3. Yang menjadi ciri dari makhluk gaib hitam adalah berlawanan dengan satwa gaib normal, mereka menggunakan kekuatan kegelapanuntuk bertahan hidup. Banyak Satwa Gaib seperti Manticore, Naga, Erklings, dan Chimaera. Mereka sangat berbahaya tapi, mereka bukan termasuk makhluk gaib hitam. Mereka memerlukan makan, berkembang biak dan bertahan hidup. Dan juga, tidak memiliki akal dan pikiran dan tidak dapat dikatakan sebagai makhluk jahat.
Para makhluk gaib hitam tidak memerlukan berkembang biak. Mereka sering memperbanyak diri secara spontan di tempat yang kuat aura sihir hitamnya. Lalu mereka juga dibekali pikiran dan tumbuh layaknya seperti jamur menurut J.K Rowling yaitu di tempat paling busuk dan paling gelap. Sebagian dari mereka memiliki tubuh yang sama seperti manusia, contoh Manusia Serigala, dan Vampir. Mereka di bekali akal, pikiran, dan bentuk tubuh seperti manusia.
Makhluk sihir hitam menyerang dengan menggunakan sihir hitam. Contohnya, Basilisk menggunakan Petrification untuk membunuh targetnya.
Dari beberapa satwa gaib, banyak yang diteliti oleh Kementrian Sihir untuk mencari cara menghindari, mengatasi luka yang dibuat oleh satwa gaib hitam.

Berikut ini merupakan satwa gaib hitam

1. Gryndilow
2. Kappa
3. Hag (setengah manusia)
4. Redcap
5. Vampir/Drakula (setengah manusia)
6. Manusia Serigala (setengah manusia)
7. Boggart
8. Dementor
9. Banshee
10. Hinkypunk
11. Basilisk
12. Lethifolds.

G. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari essay ini yaitu, Ilmu Hitam banyak sekali jenisnya, bervariasi, bermacam-macam, dab abadi. Meskipun abadi, Ilmu Hitam dapat diatasi dengan berbagai penyembuhan rohani dan tekad hati yang baik. Dan mulai dari sekarang, kita perangi Ilmu Hitam demi kehidupan kita.

Para Ahli Wujudkan Jubah Gaib Harry Potter

Mungkin karena terinspirasi oleh jubah tak kelihatan dari film Harry Potter, para peneliti di Universitas Duke mengatakan pihaknya kini sedang mengembangkan sebuah prototype yang bisa membuat orang tidak kelihatan (invisible). Prototype tersebut yang biasa digunakan di fil fiksi Harry Potter untuk menyusup ke hall sekolah Hogwarts dan memata-matai musuhnya tanpa kelhatan, salah seorang peneliti, David R. Smith, mengungkapkan prototype tersebut bisa digunakan untuk improvisasi komunikasi wireless dan pelindung gelombang seismic.Para peneliti Universitas Duke tersebut mengungkapkan kreasi terbaru mereka akan memuaskan daripada prototype simple yang pernah mereka kembangkan di tahun 2006. Prototype baru tersebut menggunakan rangkaian algoritma dan berbagai material untuk membuat gelombang elektromagnetik di sekitar object, dan memunculkan gelombang elektromagnetik di sisi lain, seperti menembus apapun, kecuali udara.

“Device yang kami kembangkan dapat menutup spectrum gelombang yang luas, hampir tak terbatas. Material dalam device prototype ini dapat membelokkan gelombang elektromagnetik. Ketika gelombang dibelokkan di sekitar material prototype, maka prototype akan muncul, jika object tidak berada dalam prototype.” ungkap Smith.

Duke mengatakan, fenomena prototype invisible ini sama seperti imajinasi atau khayalan. Sama seperti sewaktu melihat genangan air di jalan ketika siang yang terik, namun sebenarnya adalah refleksi dari matahari di langit. Prototype yang didesain para peneliti di Duke ini berukuran 20 inch x 4 inch dan dengan tebal kurang dari 1 inch. Prototype tersebut dibuat lebih dari 10,000 potongan yang disusun dengan baris parallel. Setiap potongan mengandung material fiberglass yang digunakan di board circuit dan disisipi dengan tembaga. Smith menjelaskan algoritma dalam prototype akan membentuk prototype dan ditempatkan di setiap potongan. (h_n)

Ringkasan Cerita Harry Potter and The Deathly Hallows

Bwt para penggemar film "Harry Potter", ne gw punya ringkasan cerita Harry Potter seri terakhir yang pastinya seru banget.. Ya bwt sementara aja selagi filmnya belum keluar di bioskop.* Meninggalkan Rumah Dursley *

Harry Potter memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.

Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku mengenai kisah anak-anak sihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari Snitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: “Aku membuka pada penutup” (bahasa Inggris: “I open at the close”). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan horcrux-horcrux Voldemort.

* Pencarian Horcrux *

Dalam resepsi pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry, Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang berinisial sama dengan “R.A.B.” yakni orang yang mengambil Horcrux liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.[HP6] Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus Fletcher yang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.

Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang “warisan Dumbledore” yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric’s Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Voldemort dan Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.

Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah menjadi dimanterai Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..

* Relikui Kematian *

Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat digunakan oleh Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Resurrection Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.

Beberapa pemburu harta karun menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Petter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya.[HP3] Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.

Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw.

* Pertempuran Hogwarts *

Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry.[HP2] Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat Mahkota itu di Kamar Kebutuhan. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Malfoy, Crabbe, dan Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri tapi juga menghancurkan mahkota itu.

Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.[HP6] Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.

Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari orang tuanya, Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil “mengalahkan maut” dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk “meninggalkan dunia” atau kembali hidup di dunia.

Harry hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakaikan dirinya sendiri Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux terakhir. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dari hutan, dan para peri rumah Hogwarts ikut masuk dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut, yang mulai berbalik kalah unggul dalam jumlah. Di dalam puri, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.

Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang telah patah.